About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label PERTANIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERTANIAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 November 2013

cabe rawit

Cara+menanam+cabe+rawit+yang+baik+dan+benar+Terbaru+Mudah
http://infonekta.blogspot.com/2013/04/
Cara.menanam.cabe.rawit.yang.baik.dan.benar.
Terbaru.Mudah.html

Cara menanam cabe rawit yang baik dan benar Terbaru Mudah

Cara menanam cabe rawit yang baik dan benar Terbaru Mudah  ~ Berikut ini kami akan memberikan informasi menarik, berita unik dan tutorial tips & Trik yang tentunya sangat membantu anda serta menambah informasi. kali ini kami akan membahas tentang Cara menanam cabe rawit yang baik dan benar Terbaru Mudah secara lengkap dan mendetail, langsung saja silahkan baca info artikel berikut Ini :

budidaya brokoli


BUDIDAYA TANAMAN KEMBANG KOL DAN BROKOLI 

Mengenali Tanaman Kembang Kol dan Brokoli.
Brokoli dan Kembang Kol adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Bagian dari kedua sayuran ini yang dimakan adalah kepala bunga, yang berwarna hijau adalah brokoli dan berwarna putih adalah kembang kol. Teksturnya tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan.
Kembang Kol (Brassicaceae oleracea var. Botrytis)

budidaya melon


BUDIDAYA MELON DI LAHAN SEMPIT DENGAN POLYBAG

Buah Melon ( Cucumis melo, L) dikenal sebagai buah meja yang sangat digemari oleh masyarakat. Melon merupakan tanaman semusim yang tumbuh menjalar sebangsa mentimun.   Alangkah asiknya bila kita bisa panen melon di halaman rumah kita dengan lahan sempit.  Teknologi pertanian sudah sangat maju hingga kita bisa menanm melon cukup di dalam polibag saja. 

Berikut ini yang harus disipakan untuk menanam melon dalam polibag. 
Alat :
    Polybag ukuran. 37 cm x 40 cm
    Rambatan dari bambu, Reng Kayu ukuran 2 x 4 cm
    Paku ukuran 2 – inch
    Tali Rafia. Slang plastik ½ inch 10 m
    Gunting dan pisau pemotong

Saprodi
Benih melon, Pupuk Kandang, Pupuk NPK, Urea, Kapur, Insektisida, Fungsisida, Herbisida

Budidaya dengan system polybag ( kantong plastik) sebaiknya pada musim yang pas supaya pas panen nanti cuaca sedang panas.  adapun  caranya sebagai berikut: 
a.Media Tanam
  Media tanah untuk mengisi polybag terdiri dari tanah, pasir, abu sekam, pupuk kandnag dengan
   perbandingan 1 : 1 : 1
b.Persemaian
   Bersamaan dengan mengisi polybag dilakukan penyemaian benih melon pada media pesemaian
c.Penanaman
Setelah pesemaian berumur sekitar 14 hari dilakukan penanaman pada polyabg, satu batang setiap polybag, dengan jarak penempatan ploybag 50cm x 75 cm.
d.Pemeliharaan
    Pemasangan rambatan dilakukan saat tanaman mulai merambat atau sekitar umur 5 – 8 hari setelah tanam, sambil diatur arah rambatannya. 
    Pemangkasan,  sangat penting dilakukan karena akan mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman, karena pertumbuhannya sangat cepat maka pemangkasan harus dilakukan setiap hari agar pertumbuhan cabang tidak terlalu panjang. Cabang yang muncul dari ketiak daun pertama sampai daun kedelapan dipotong, dan dari daun kesembilan sampai daun ketigabelas cabang yang tumbuh dipelihara untuk pembuahan setelah daun ketigabelas tidak perlu lagi ada cabang yang dipelihara hingga daun ketujuh belas batang dipotong.
    Pemupukan, pupuk dasar menggunakan pupuk Mutiara 15 gram/polybag diberikan padasaat mengisi polybag, pupuk susulan masing-masing 10 gr/ polybag setiap setengah bulan sekali.
    Seleksi buah, buah yang dipelihara maksimal dua biji setiap pohon diambil dari cabang ke 9 sampai cabang ke 13 untuk mendapatkan buah yang optimal
    Penyiangan, dilakukan setiap setengah bulan sekali atau melihat kondisi lahan
    Pengendalian OPT, hama yang menyerang diantaranya adalahkunang-kunang , ulat pucuk sedang penyakit yang menyerang adalah penyakit antraknosa dan karat daun. Pengendalian lebih banyak secara fisk mekanis dan untuk penyakit menggunakan fungsida Bion – M atau merk lain

e. Panen, melon mulai berbuah sejak umur 20 hari setelah tanam, buah yang sudah diseleksi dipelihara sampai umur sekitar 60 sudah siap panan, dengan ciri – ciri :

    Untuk varietas Sly roket ciri buah setiap panen adalah:  

    Pola jaring yang terbentuk pada kulit buah terlihat sudah rapat;
    Warna kulit buah mulai putih kekuningan;
    Warna kulit buah putih mulai kekuningan;
    Pada tangkai buah terbantuk cincin /lingkaran retak retak;
    Tercium aroma yang khas aroma melon.
 

Nah mudah bukan...tidak perlu lama anda sudah bisa menikmati buah melon hasil tanaman sendiri.

tanam jagung


BUDIDAYA JAGUNG MANIS ORGANIK


dok pribadi
Jagung manis (Zea mays saccharata) adalah tanaman yang rentan terhadap serangan hama dan penyakit dibanding jagung biasa. Namun dilihat dari nilai jualnya, jagung manis menawarkan harga yang lebih baik sehingga sangat digemari oleh masyarakat karena dapat dikonsumsi langsung seperti jagung rebus atau jagung bakar, dan pemasaran jagung manis terbuka sampai ke tingkat retail.
Budidaya jagung manis bisa dilakukan dalam kisaran iklim yang luas. Tanaman ini memiliki tingkat adaptasi yang tinggi. Di Indonesia jagung manis bisa dibudidayakan mulai dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian 1.800 meter dpl bahkan dibelahan dunia lain bisa tumbuh pada 3.000 meter dpl. Suhu ideal untuk pertumbuhan jagung manis adalah 21-30 oC. Secara teori budidaya jagung manis bisa tumbuh di atas tanah dengan tingkat keasaman (pH) 5-6.
Budidaya jagung manis tidak akan maksimal apabila kebutuhan hara tidak tercukupi, tanaman ini memerlukan unsur nitrogen (N) dalam jumlah besar. Namun pemberian pupuk harus memperhatikan keseimbangan antara nitrogen, kalium (K) dan pospat (P).
Pengolahan lahan secara organik
Budidaya jagung manis bisa ditanam di lahan bekas sawah secara langsung atau bisa dibuat bedengan. Usahakan agar lahan tidak tergenang air. Bedengan dibuat dengan ukuran lebar 1 meter dan tinggi 20-30 cm, jarak antar bedengan sebesar 30 cm. Dalam satu bedeng bisa ditanam dua larik tanaman.
Pemupukan
Pemupukan dasar untuk budidaya jagung manis organik sebaiknya campuran dari pupuk kotoran ayam dengan kotoran sapi atau kambing dengan komposisi 1:1. Pupuk kotoran ayam memberikan kadar N yang banyak dan lebih cepat terurai, sedangkan pupuk kotoran sapi atau kambing lebih kaya akan K dan P. Kebutuhan pupuk dengan metode organik adalah sekitar 5 ton per hektar.
Penanaman dan perawatan
Penanaman jagung manis paling efektif dengan cara ditugal. Buatlah lubang sedalam 2-3 cm kemudian masukkan 2 butir benih jagung. Setelah itu tutup dengan tanah dan kompos, kemudian siram agar kelembaban tanah terjaga. Kebutuhan benih budidaya jagung manis adalah 8 kg per hektar. Jarak tanam pada budidaya jagung manis adalah 60-75 cm. Jarak tanam ini mengikuti jumlah populasi ideal tanaman. Budidaya jagung manis akan menuai hasil baik dengan menjaga populasi tanaman sebanyak 34.000 - 37.000 tanaman per hektar.
Pengendalian hama dan penyakit
Hama yang banyak ditemukan dalam budidaya jagung manis antara lain penggerek, penggerek tongkol, belalang, kutu daun dan tikus. Berikut sifat-sifat hama pada tanman jagung manis:
• Penggerek batang jagung (O. furnacalis), hama ini menyerang tanaman pada vase vegetatif maupun generatif. Kerusakan tanaman terjadi karena larva menggerek bagian batang tanaman untuk mendapatkan makanan. Penggerek batang jagung bisa dikendalikan secara teknis dengan mengatur rotasi tanam seperti dengan kedelai dan kacang tanah. Selain itu bisa juga dengan dengan memotong bunga jantan dan menerapkan waktu tanam yang tepat. Pembasmian hayati dengan memanfaatkan musuh alami seperti Trichogramma spp. atau predator alamiEuborellia annulata yang memangsa larva.
• Ulat Tongkol (H. armigera), hama ini menyerang tongkol jagung. Pada awalnya imago meninggalkan telur pada rambut-rambut jagung. Setelah larva tumbuh akan masuk kedalam tongkol. Hama ini mempunyai kebiasaan berpindah-pindah, sehingga kerusakan yang ditimbulkan pada tongkol jagung bisa lebih banyak dibanding jumlah larvanya. Pencegahan terhadap hama ini adalah dengan menerapkan pengolahan tanah yang baik. Pengolahan tanah yang baik akan mengurangi populasi ulat tongkol berikutnya. Musuh utama dari hama ini adalahTrichogramma spp. yang merupakan parasit telur dan Eriborus argentiopilosa parasit pada larva muda.
• Kutu Daun (R. maidis), hama ini mengeluarkan embun madu pada daun yang berubah menjadi jelaga warna hitam. Noda-noda tersebut akan menghambat daun melakukan fotosintesis. Musuh alami hama ini adalahLysiphlebus mirzaiCoccinella sp. dan Micraspis sp. Kultur teknis yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan hama ini dengan melakukan polikultur tanaman atau menumpang-sarikan jagung manis dengan tanaman lain.
• Belalang (Oxya spp.), hama ini banyak berkembang didataran rendah yang berupa padang rumput atau pesawahan. Beberapa musuh alami belalang adalah Systoechus sp., burung dan laba-laba. Selain itu patogen seperti Metarhizium anisopliae merupakan musuh belalang. Metarhizium anisopliae merupakan bahan biopestisida yang sanggup mengendalikan 70-90% hama belalang.
• Tikus (Rattus argentiventer), hama ini biasanya menyerang tanaman jagung manis yang ditanam di lahan sawah. Tikus memakan tongkol muda yang sedang matang susu, umumnya tikus memakan tongkol dari ujung hingga pertengahan pangkal. Pengendalian hama tikus secara organik adalah dengan memburu dan membasmi tikus dari sarangnya.
Disamping hama, budidaya jagung manis tidak terlepas dari serangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun cendawan. Berikut beberapa penyakit yang sering menyerang tanaman jagung manis terutama yang ditanam di daerah tropis:
• Bule (Peronosclespora Maydis), gejala penyakit bule adalah permukaan daun bergaris-garis putih sampai kuning diikuti dengan warna coklat. Kemudian kerusakan menyerang tongkol. Penyakit ini bisa dihindari dengan pemilihan varietas benih yang tahan P. Maydis, memusnahkan tanaman terinfeksi, penanaman sesuai musim, dan rotasi tanaman.
• Karat (Puccinia sorghi), gejalanya terdapat bercak-bercak bisul berwarna coklat sampai oranye pada permukaan daun bagian atas. Bisa dikendalikan dengan pemilihan varietas benih, menjaga sanitasi kebun dan aplikasi biopestisida apabila bisul muncul pada permukaan daun.
• Hawar daun (Helminthosporium turcicum), penyakit ini menyerang daun dengan gejala awal bercak-bercak kecil berbentuk oval yang berkembang menjadi hawar berwarna coklat keabu-abuan. Biasanya serangan ditemukan pada daun tua (bawah) kemudian menjalar ke daun muda (atas). Untuk mengendalikannya gunakan varietas yang tahan, pengolahan tanah yang baik, penyiangan dan pengaturan jarak tanam. Pada budidaya jagung manis non-organik bisa diaplikasikan fungisida.
Panen
Jagung manis dapat dipanen setelah berumur 65-75 hari. Dengan ciri klobot (bungkus janggel jagung) berwarna coklat muda dan kering serta bijinya mengkilat. Pemetikan jagung manis sebaiknya dilakukan pada pagi hari, karena udara panas cendrung dapat mengurangi kadar gula pada biji jagung manis. Untuk mempertahankan kadar gula lebih lama, selepas panen dari kebun harus segera masuk ke ruang pendingin pada temperatur 1-5 oC. 

Jumat, 22 November 2013

BUDIDAYA SEMANGKA

BUDIDAYA SEMANGKA

Semangka merupakan salah satu jenis buah berkadar air tinggi serta banyak digemari oleh masyarakat karena buah semangka memiliki cita rasa khas serta cara penyajiannya juga mudah. Sementara bagi petani, budidaya semangka memberikan keuntungan cukup besar karena produktivitas
tanaman semangka tinggi apalagi masa budidaya buah semangka juga singkat. Kemajuan teknologi yang semakin berkembang pesat membuat kualitas dan daya adaptasi tanaman semangka terus meningkat. Disamping bentuk buah beragam, baik warna maupun ukuran buah